Isnin, 1 Oktober 2012

TIADA HARI TANPA BULAN BARU

SEKADAR HIASAN 
Pernahkah kamu tau bagaimana rasanya saat aliran darah naik hingga ke kepala? seketika memberi semburat merah di kedua pipimu hingga kau tampak seperti seseorang yang tersipu2 karena jatuh cinta...???

Pernahkah,
 Sayang, kamu tau rasanya saat adrenalinmu menyebar ke seluruh urat darah di sekujur tubuhmu sehalus apapun dia, hingga mampu memacu jantungmu berdebar dua kali lebih cepat dari biasa...???

Pernahkah kamu tau bagaimana rasanya saat bahagia yang tak terhingga itu hinggap di hati, hingga tanpa sadar menerbitkan genangan kecil di sudut matamu lalu kemudian meluncur perlahan turun dan tak mampu kau tahan lagi...???

Pernahkah hingga tanpa kau sadar, napasmu semakin cepat memburu seiring perasaanmu yang bersemangat untuk bisa segera membalas surat itu...???

Pernahkah kamu rasakan kedua jemarimu tremor hingga tak mampu kamu gerakan, meski hanya untuk menekan barisan huruf qwerty di papan keyboardmu agar tersusun kata2 untuk membentuk sebuah kalimat...???

Meski tak ada lagi kata sayang, kata cinta ataupun panggilan mesra seperti yang pernah kau lakukan pada saya dulu, tidak juga seperti yang saya harapan hingga sekarang, setidaknya kehadiran suratmu telah mampu membuat saya merasakan semua perasaan yang tak terbatas jumlahnya jika diungkapkan dalam kata2 itu. Terlebih lagi saat kau bertanya kabar, Rindu... Meski singkat, namun pertanyaan itu mampu membuat perasaan saya bercampur aduk. Dan bahkan tanpa kau tau, kau mampu membuat saya jatuh cinta berkali2 tiap kau menanyakan kabar pada saya. Demikianlah hebatnya pertanyaan kabar itu bagi saya...

Pernahkah kamu merasakan seperti yang saya rasakan, Sayang...??? Rasa yang seperti diawal tadi saya katakan...??? Pernahkah...???

Saya baru saja...!!! saat mendapati balasan surat darimu...